BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »
Showing posts with label puisi/poems. Show all posts
Showing posts with label puisi/poems. Show all posts

Monday, May 14, 2012

~~Dia "Guru"~~



Dia bukan doktor
tapi mampu merawat pesakitnya
Dia bukan peguam
tapi boleh membela dan mengacara
Dia buka pelawak
tapi boleh membelah senyum sumbing
Dia bukan wartawan
tapi dia mewartakan perjalanan
Dia bukan sejarahwan
tapi dia menghidangkan rentetan
Dia bukan ahli muzik
tapi dia mampu memperdendangkan
Dia bukan pentadbir am
tapi dia mampu mentadbir perkakasan
Dia bukan Menteri Besar
tapi boleh mentadbir wilayahnya
Dia bukan seorang tentera
tapi dia mampu menegakkan arahan 
Dia bukan sasterawan
tapi dia puitis dengan perkataan


Dia bukan sembarangan orang
Dia manusia yang memberikan peluang
Dia manusia yang menunjukkan masa depan
Dia manusia yang memberikan harapan
Dia manusia yang mengaturkan jalan
Dia manusia yang meluruskan kesalahan
Dia manusia yang memperkukuhkan alasan
Dia manusia yang menjadi nadi pekerjaan
Dialah guru yang berjiwa kental


Dia guru yang mengolah awan
Dia guru yang mewarna bumi
Dia guru yang melukis langit
Dia guru yang mencorak pelangi
Dia guru yang mengukir matahari
Dia guru yang mencalit senja
Dia guru yang membentuk dunia


Dia guru yang bermula dengan sengauan
Dia guru yang merangkak dengan bunyian
Dia guru yang bertatih dengan ABC 123
Dia guru yang melangkah dengan perkataan
Dia guru yang berlari dengan ayat songsang
Dia guru yang mengatur susur galur perbahasaan


Dialah guru itu yang menyumbang pada insan
Insan yang serba boleh dalam setiap pekerjaan
Dialah guru itu yang membentuk pekerjaan
Tanpa dia tidak lahirnya insan budiman
Tidak lahirlah seorang peguam
Tidak lahirlah doktorat terkenal
Tidak lahirlah Menteri berhormat


Tanpa dia ..
Tanpa dia...
Tanpa dia..
Tiadalah kita sebagai insan




18:59
-Astana Bukit Angkasa-
Aleesya Natasha..








Sunday, April 22, 2012

~~pelabuhan semalam~~


Semalam yang kutinggalkan,
Semalam yang penuh kepedihan,
Semalam yang dibuai kesusahan,
Semalam yang diulit kepiluan.


pelabuhan semalam kesunyian,
Dipeluk kepekatan larut malam,
Pelabuhan semalam keresahan,
Dibelai kekaburan angin malam.


Pelabuhan semalam yang gemilang,
Tersadai dibuai badai bimbang,
Pelabuhan semalam yang diambang,
Retak disebalik kiambang.


Pelabuhan semalam penuh kesilapan,
Nakhoda-nakhoda kesuraman,
Perkapalan terlabuh di pelabuhan,
Hentian terakhir pengakhiran perjalanan.


Pelabuhan semalam telah kutinggalkan,
Pelabuhan semalam telah tersadai di perhentian,
Pelabuhan semalam telah usang dimamah kegelapan,
Pelabuhan semalam kini telah hilang.


Aleesya Natasha
-Astana Bukit Angkasa-
11.02 p.m.

Saturday, April 21, 2012

~~dunia keliru~~



dalam resah sesak kisah
ditimbun resah larut malam kesah
lara baru biru merekah
dengan sinis rabak kisah


dunia baru biru angan
dalam biru awan termanggu
dunia baru menyinggah taman
terkeliling oleh alam


manusiawi terputar kelam
dalam mabuk sesak resah
terkepak mendabik dada 
bangga pada bangsa bongkak
lupa pada darjat rendah
sinis pada  miskin susah...

Saturday, January 14, 2012

~~luhur rasa~~





birai laut biru..
badai menyapa rindu..
pada pantai syahdu... 
dengan alun pasir lagu merdu..


biduk menghempas-hempas samudera...
ayunan air berirama suka..
disebalik pesisir jiwa..
mendabik rintih asmara...


kasanova citra cinta...
putaran kedudukan jiwa..
dihenyak hampa yang lara...
terhias pada payah rias rupa...


belaian lembut pasir mulus..
obar lembut mendakap sayu...
pelangi karangan mereput halus..
badai jiwa meluntur telus..


kicau merdu unggas liar..
kumendakap sisa kisah cinta...
dengan toreh ranah jiwa...
kukupukan pada sayap derita...


9:55a.m.
-Astana Bukit Angkasa-
~~princess~~

~~sonata musim itu~~



merenung camar yg pulang tika senja...
terasa usia dimamah masa...
kesenjangan akal, budi dan minda...
melintasi fitrah arkib dunia...

pada pintasan lagu-lagu sendu..
terbuai dengan mimpi-mimpi sayu...
retak alunnya jauh bersiur...
gelombang tiba membelah aur....

jiwa pedih dibidas badai...
hati sakit dihenyak angin..
bagai ingin pulang ke masa lalu..
pada birai warkah rindu...
pada sonata musim itu..



6:59 a.m.
-Astana Bukit Angkasa-
~princess~

Monday, January 2, 2012

~~segenggam tabah~~


tabah yang kau bawa bersama pasrah..
walau dalam diam hati kau merintih...
suratan derita penuh hikmah..
dalam senyum lesu jiwa....

bersendirian melaui jalan yang panjang...
segenggam kesetiaan tanpa alasan...
masih redha dengan ketentuan...
masih pasrah penuh kerelaan...

walau susah tetap kau redah..
walau payah tidak kau endah..
dalam susah imanmu tabah..
dalam payah takwamu teguh..

sabar menanti sinar pagi
sebelum mentari tenggelam lagi...
sabarlah wahai hati..
satu hari dugaankan berhenti..



-princess-
Astana Bukit Angkasa
7:20 a.m

Sunday, January 1, 2012

~~dian subuh~~

tiap kali azan subuh kudengar..
hati terpaut..
melaluinya cebisan air mata gembira..
tandanya hari ini aku masih ada..
masih tegak, sihat sejahtera...
masih boleh bertingkah segera
masih mampu aku menongkah dunia
masih terbela nasib ibu bapa dan keluarga
masih mampu kuteruskan sisa perjuangan semalam...
tandanya aku belum kehilangan....





-princess-
Astana Bukit Angkasa

~~teleskop masa~~

dalam teleskop masa....
tiada waktu yang terhenti..
cuma tergelincir sejuta memori....

terbenam lngit perit....
terserlah langit bahagia....

dalam jiwa2 manusia...




-princess-
Astana Bukit Angkasa..

Wednesday, June 22, 2011

~~lautan minda~~


lautan minda itu
berlatar jingga...berlaut nila
lautan minda itu
berdinding langit usia

lautan minda ini
dipenuhi sejuta aksara
ditenggelami nota-nota
dilingkungi huruf-huruf nyawa

lautan minda ini
luarnya nadi biasa
dalamnya lubuk-lubuk duka
dasarnya luka-luka bisa

lautan minda itu
bertarung kata dan aksara
bertarung jiwa dan rasa
bertelingkah ketawa dan duka

lautan minda ini
lautan berjuta kata
lautan tingkah dan suara
lautan fikir manusia

Astana Bukit Angkasa
-Princess..1.47a.m-

Tuesday, June 21, 2011

~~pinggiran itu~~


di pinggiran itu
ada pondok usang 
angin lembut itu sentiasa menyapa
tiap kali kumelewatinya

desir bayu ini mendamaikan
melewati masa-masa lalu
menyejukkan naluri hatiku
seperti ku dipelukkannya dulu

pondok usang itu 
mengingatkanku pada waktu-waktu itu
kita bersama membinanya
kita pelihara harmoni udaranya

di pondok usang itu
kita lewati waktu-waktu indah
kita bina memori dan sejarah
kita pahat aksara-aksara bahagia

setiap kali kulewati 
pondok usang ini seolah memanggilku
menenggelamkanku dengan desir-desir harapan
yang telah kita simpulkan

pondok usang ini
taruhan kasih dan harapan
pengajar erti-erti kebahagiaan
yang membangkitkan perasaan riang

dipondok usang ini
masih terasa kedinginan itu
usap gemalai tanganmu 
melewati tiap urai rambutku

di pondok usang ini
lembut jemari mentarikan
lenggok badan berturutan
kita tarikan irama kebahagiaan 

di pondok usang ini
kita akhiri masa-masa terluang
dengan santapan keilmuan
dan tautan tawa senyuman

pondok usang itu kini suram
tiada lagi yang menghias laman
tiada lagi harum bunga semalam
tinggal laman yang kekontangan

pondok usang ini kini terbiar
ditumbuhi bunga-bunga liar
meruntun masa mengakhiri lelah
tumbang dan menyembah....

Astana Bukit Angkasa
-Princess ..00:36 a.m-

Monday, June 20, 2011

~~bunga-bunga sesalan~~



sesalan berpaut di lara jiwa...
tersekat di muara lautan duka...
tergapai-gapai di anjung sengsara...
merenteti arus-arus luka...


aneka rasa derita bergelora...
berombak-ombak derita
menyimbah pinngiran rasa
alun halus terasa kasar


dalam khayal jiwa yang melara
dalam bara jiwa yang sengsara
dalam patah hati yang terluka
ada cerita yang tak berkisah


kuberjalan terinjut-injut kesakitan
kuberlari terinjak-injak kelesuan
kubersimpuh dibatuan-batuan alasan
ku bertingkuh dalam kepalsuan


bara-bara sesalan itu
ingin kupadam dan kusimpan dalam-dalam
ingin kubuang dan kupendam
menjadi hakikat sebuah kehidupan..


Astana Bukit Angkasa
-Princess...17:56 p.m-







Friday, May 20, 2011

.....running by a fear.....

i'll keep running
running over the feilds
running from poisonous thing
running away coz scare of breaking

i'll opened my eyes
i see a long way without end
it was no lights
full of fear and fright

my heart beat
wishpering about a beast
trying avoiding to be a feast
running and running i go

run...run...and run..
feel like moving in circle
there's  im drown of sweat
never scared to be splashed

guilty of every step
there were expectations and demands
to be love and like
like the way i am....

Saturday, May 7, 2011

~~seasons of fear~~


lost in the dessert of words
skinning and dry
hurts and cry
spinning throught time

extended on the sahara
back off to Africa
landing on the tiger scar
mind less of war

jumping around to khatulistiwa
crawling among the reptilia
step over the heart war
in a constant state of fear

walking through springs
there's another sniling
being in ridiculous thing
hoping to vanquishing

minding a step by a step
in autumn heart
personally it was hard
that fear was brat

step by step along the destiny
out and in witout a dream
colourless mind than anything
spread out time  be separating

Astana Bukit Angkasa
-princess-

~~noda~~


Noda itu khilafnya kita
noda itu kisahnya dosa
noda itu salahnya kata
noda itu hitamnya jiwa

Noda itu mencipta bisa
noda itu mengungkap bala
noda itu kesilapan besar
noda itu kesalahan kita

noda adalah salahnya kita
noda titik hitam jiwa manusia
noda arah lawan baiknya kita
noda batu loncatan dunia

noda memayungi aksara-aksara bahasa
noda memagari melodi-melodi kata
noda menghakimi tindak-tindak buta
noda mematuhi rasa-rasa suka

lahirnya noda menerusi akal manusia
terzahirnya noda melalui laku bicara kata
terhapusnya noda dengan ampun pinta
akhirnya noda melalui pembalasanNya...

Astana Bukit Angkasa
-princess-

~~carta cinta~~


cinta
terkadang kita memandang rupanya
terkadang kita memandang hatinya
terkadang kita memandang hartanya
dan terkadang kita memandang usianya

cinta tercipta kerana cinta rupanya
cinta rupa tidak kekal selamanya
bila rupa dimamah usia
semua akan jadi seperti lazimnya

cinta hadir dengan menyelam ke hatinya
memahami rasa yang terluah melaluinya
menyorot kisah yang lahir dari hatinya
dipandang santun budi akurnya

cinta zahir dari materialistik dunia
komponen dasar harta manusia
micro kecil binaan jalurnya
cairan ringgit tumpuan hasilnya

alur usia fantasi masa
tegahan dunia teralah biasa
taruhan jiwa bersama cinta
menyulam indah realiti bahagia

menyita cinta dalam diari buta
memagari bahagia dengan setia
pertahanan jiwa dengan bahagia
akhirnya kan....gembira

Astana Bukit Angkasa
-princess-

~~dingin~~


sedamainya dirasa
ada alun indah yang berbuih
dipinggiran itu lahir
ombak-ombak kasih

sayup..redup...damai
terkesina di antara kekalutan
melintasi kedamaian
terpapar sketsa kehidupan

arusnya lembut sekali
jauh terbawa pergi
melengkapi khayalan
seperti ada mimpi

mimpi-mimpi itu bertaut rapi
terikat abadi
dalam susur galur hati
disebalik kisah-kisah sepi

lebarnya tawa dulu
bertaut suram dan kelabu
indah-indah itu sudah berlalu
kini tinggal bingkis jiwa kaku...

Astana Bukit Angkasa
-princess-

Sunday, May 1, 2011

pantai....

desirmu indah...
beralun-alun ombak kecil
dinding nipis menepis-nepis
kagum melihat

bayu sayu menipis indah
tersepoi-sepoi
sendu di hati kian hilang
bagai ditiup pergi

pasir halus mengusap-ngusap
lembut bagai dibelai
terasa cinta itu hadir lagi
saat pantai mnjadi diri

kebebasan lambangmu
tiap kali bersama
kebebasan itu bagai milik aku
bebasnya diriku...

ku rindu desir pantai
kurindu saat angin mu memelukku
semua itu aku perlu
saat aku kehilangan pegangan...

Friday, January 14, 2011

~~cinta kurnia Mu~~


Cinta
Ia hadir dengan hitung pemberian Mu
Ia pergi bersama kiraan nikmat Mu
Ia mengalir dalam jiwa dengan kurnia zat dari Mu
Ia anugerah indah dan duka melalui hakikat Mu

Cinta
Ia realiti atau khayalan nikmat dan kenikmatan milik Mu
Ia keteraturan syarat-syarat peraturan Mu
Ia wujud sewujud eksistensi Mu
Ia cantuman kerajaan jiwa-jiwa milik Mu

Cinta
Ia mahkota hati kerajaan Mu
Ia sahutan kalimah-kalimah Mu
Ia rentetan-rentetan kudrat Mu
Ia penzahiran melalui kasih sayang Mu

Cinta
Ia adalah pengabungjalinan jiwa dan rasa Mu
Ia adalah penyatuan kasih dan cinta Mu
Ia adalah perhubungan tutur dan syarat Mu
Ia adalah pengolahan sifat dan laku Mu

Cinta
Dibahasakan melalui bahasa laku
Ditutur melalui tutur kata bibir
Diterangkan melalui aliran jiwa
Difahami melalui fahaman hati

Cinta
Cinta itu lahir melalui cinta ilahi
Cinta itu mekar melalui cinta hati
Cinta itu berkembang melalui cinta nabi
Dan cinta itu kekal abadi melalui cinta Yang Esa.

Cinta
mekar dalam cantuman dua jiwa
antara hati adam dan hawa
berlangsung dengan ikatan akad itu
berakhir dengan kalimah syahadah Mu.

Tuesday, January 11, 2011

~~tirai pagi itu~~

tirai pagi memburai lagi
kali ini dengan tangis sepi
tangis yang membuai pergi
tunas-tunas yang tiada lagi

tirai pagi itu tersingkap kini
tersurat entri-entri sunyi
tersirat bunyi-bunyi nafsi
terpapar melankolik kata mimpi

tirai pagi itu terkuak lagi
diskusi antara sang pemimpi
antara manuskrip milik hati
bait puisi pangeran diri

tirai pagi itu menyerlah hari
terpapar paparan konkrit
penuh dengan isi-isi transkrip
untaian bicara-bicara plastik

tirai pagi itu menguak-guak
ekspansi mimpi kepada realiti

transformasi khayalan pada kenyataan
intertekstualiti kehidupan

tirai pagi itu terkuak rapat
selak tirai tertutup erat
ceritera hati penuh sarat
dialog-dialog berat.

17:30p.m. - Astana Bukit Angkasa

Friday, January 7, 2011

~~setelah aku kehilanganmu~~


jauh..
terlalu jauh dan teramat jauh
sempadan yang jauh
jarak yang jauh
intuisinya juga jauh

tersenyum
tersenyum bila kenangan bersama melintas di minda
tersenyum bila ku lihat redup matamu
kelopak penuh dengan tinta cinta
menangis
menangis bila ku papah tubuh kaku yang penuh darah
mayat usang dengan darah yang melimpah
kecewa
kecewa saat kemesraan itu berbunga ku perlu tabur bunga di pusaramu
sedih
sedih bila jenaka yang membuatku tersenyum di tika itu jadi tangis hiba meratap pilu

andainya
andai aku tak membiarkan dirimu menunggu
pasti
mungkin pasti kau tak membiarkan emosi memusnah intuisi
mungkin kau masih tetap berada di sisi
mungkin kita masih tetap menjalani hari-hari
mungkin kau tidak akan pergi selepas senyum terakhir yang kau beri
mungkin kita masih lagi menari
tarian kita melewati saat-saat manis
jika aku tidak memikirkan ikatan itu
kau pasti tidak terluka dan ditimpa bencana

segala adalah takdir-Nya
Segalanya
segalanya telah berakhir
kini cuma tinggal sejarah dan takdir
aku, mama dan papa pasti sentiasa dan tak pernah lupa
kau pernah ada...